UNIBA Madura Dampingi Nelayan Tingkatkan Kualitas Rumput Laut dengan Teknologi SW Solar Dryer

PERIHAL.ID, SUMENEP – Tim dosen Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI 2025.

Kegiatan dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat ini mengusung judul “Pendampingan Kualitas Rumput Laut Pasca Panen di Desa Pagar Batu Sumenep Menggunakan Teknologi SW Solar Dryer Mewujudkan Petani Rumput Laut Berdaya Saing.”

Ketua tim, Ach. Zuhri menyampaikan, program yang berlangsung tanggal 8 sampai 11 September 2025 itu diikuti kelompok nelayan “Kelana” Desa Pagar Batu.

Pada hari pertama, tim menyerahkan alat SW Solar Dryer hasil inovasi dosen dan mahasiswa UNIBA Madura. Dilanjutkan pelatihan manajemen perlakuan rumput laut kering berkualitas dengan menghadirkan pengepul dari Saronggi.

Lalu Hari kedua, difokuskan pada praktik penggunaan alat dan evaluasi hasil, sedangkan hari ketiga peserta dilatih mengolah rumput laut menjadi produk UMKM kekinian.

“Pada hari terakhir dilakukan uji coba pasar serta pendampingan penjualan ke toko, minimarket, hingga online store,” ujarnya.

Dipaparkan, bahwa teknologi SW Solar Dryer mampu mempercepat pengeringan rumput laut hanya dalam 6–8 jam, lebih higienis dan efisien dibanding cara tradisional yang membutuhkan 2–3 hari.

“Kami berharap alat ini bisa meningkatkan daya jual dan daya saing petani rumput laut,” ujarnya.

Ketua kelompok nelayan “Kelana” mengapresiasi bantuan UNIBA Madura. Ada banyak halnyang didapat pihaknya, terutama ilmu yang bisa diterapkan di lapangan.

Sementara penyuluh perikanan Ida Dwi Suryanimenilai, program tersebut sangat bermanfaat karena langsung bersentuhan dengan kebutuhan masyarakat nelayan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani rumput laut Sumenep melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan dan penguatan usaha berbasis UMKM.(*)

Komentar