PERIHAL.ID, JAKARTA – Masyarakat yang resah terkait program Presiden Prabowo Subianto tentang Makanan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN) membuka hotline resmi untuk masyarakat yang ingin menyampaikan aduan, atau masukan.
Masyarakat bisa menghubungi Call Center 127 (Halo Kemenkes/SAGI): Ini adalah layanan darurat 24 jam yang disiapkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menangani laporan terkait keamanan pangan dan dugaan keracunan setelah mengonsumsi MBG.
Hotline Resmi BGN: Badan Gizi Nasional juga membuka hotline via WhatsApp di nomor 088293800268 atau 088293800376 untuk pertanyaan dan masukan umum program.
Diketahui MBG yang diterima penerima manfaat marak dikeluhkan masyarakat utamanya orangtua atau wali murid saat mengetahui anaknya mendapatkan menu yang dinilai tidak sesuai standar nilai gizi yang ditetapkan.
Nilai gizi program MBG ditetapkan berdasarkan prinsip “Isi Piringku” untuk memenuhi 25–35% kebutuhan gizi harian, dengan fokus utama pada pemenuhan energi (300-831 kkal), protein hewani (ayam/telur), karbohidrat, dan zat gizi mikro. Menu disesuaikan per kelompok sasaran, mulai dari 328 kkal untuk PAUD hingga >500 kkal untuk remaja.
Berikut rincian nilai gizi yang ditetapkan untuk MBG:
Standar Energi dan Protein (Per Porsi):
- PAUD/TK: Energi sekitar 328 kkal.
- SD (Kelas 1-3): Energi sekitar 368,8 kkal.
- SD (Kelas 4-6): Energi sekitar 531 kkal.
- Umum/Menengah: Energi berkisar 460-645 kkal, Karbohidrat 72-139 g, Protein >20 g, Lemak 20-28 g.
Komponen Menu (Standar Gizi):
- Makanan Pokok: Nasi (sekitar 100g) atau karbohidrat lain.
- Protein Hewani: Utama (Ayam, telur, ikan) untuk pertumbuhan.
- Protein Nabati: Tempe/tahu.
- Sayuran & Buah: Untuk vitamin dan mineral.
Dengan target Kelompok Sasaran: Anak sekolah (PAUD-SMA), balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.(*)








Komentar