PERIHAL.ID, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan arah pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga, khususnya melalui sektor-sektor produktif yang menjadi kekuatan utama Kabupaten Sumenep.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengatakan pemerintah daerah saat ini memfokuskan kebijakan pembangunan pada sektor yang memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
“Kebijakan yang telah kami tetapkan ini kami yakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” ujar Arif, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan pariwisata masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu, penguatan empat sektor tersebut menjadi prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja baru.
Arif menjelaskan, pemerintah tidak ingin potensi daerah berhenti pada produksi bahan mentah semata. Ke depan, pengembangan sektor unggulan akan diarahkan pada penguatan hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk agar manfaat ekonomi yang diperoleh masyarakat semakin besar.
Salah satu langkah yang didorong adalah pengembangan hasil pertanian dan perikanan menjadi produk olahan yang memiliki daya saing lebih tinggi, disertai penguatan akses pemasaran hingga perluasan pasar.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada pelaku ekonomi kerakyatan seperti UMKM, koperasi, petani, dan nelayan yang selama ini menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi di tingkat bawah.
Pemkab menilai penguatan sektor tersebut akan berdampak langsung terhadap peningkatan daya beli masyarakat, memperkuat perputaran ekonomi lokal, sekaligus menekan angka pengangguran.
Untuk mendukung tujuan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan berbagai program yang menyasar peningkatan akses permodalan, pengembangan usaha, hingga perluasan jaringan pemasaran bagi pelaku usaha masyarakat.
Di sisi lain, perluasan lapangan kerja juga menjadi fokus pembangunan daerah. Pemkab Sumenep berupaya menciptakan lebih banyak ruang produktivitas melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dan kegiatan padat karya.
Arif menegaskan, peningkatan kualitas pembangunan harus sejalan dengan meningkatnya kesempatan kerja dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Pemkab juga terus memperkuat dukungan terhadap usaha mikro berbasis masyarakat sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia berharap masyarakat dapat bersinergi dengan berbagai program dan kebijakan yang telah dirancang pemerintah daerah demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dengan mengandalkan kekuatan sektor pertanian, perikanan, perdagangan, dan pariwisata, Pemkab Sumenep optimistis mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak peluang kesejahteraan bagi masyarakat.(*)








Komentar