PERIHAL.ID, SUMENEP – Ancaman terhadap pelajar kini tak hanya datang dari lingkungan pergaulan. Judi online, bullying hingga tawuran menjadi sejumlah persoalan yang ikut menjadi perhatian Polresta Sumenep dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan langsung jajaran Polresta Sumenep saat menggelar upacara serentak di sejumlah SMA, SMK, SMP dan sederajat di Kabupaten Sumenep, Senin (14/9/2026).
Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H., hadir sebagai Inspektur Upacara di SMAN 1 Sumenep. Sementara sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Sumenep tersebar di sekolah lain untuk menjadi pembina upacara sekaligus memberikan penyuluhan Kamtibmas kepada para pelajar.
Dalam amanatnya, Kapolresta mengingatkan pelajar agar tidak terjebak dalam berbagai perilaku yang dapat berdampak pada masa depan mereka. Ia mendorong siswa memanfaatkan masa sekolah untuk membangun kedisiplinan, prestasi dan integritas.
“Adik-adik sekalian adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, manfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya. Jauhi kenakalan remaja, judi online, bullying, tawuran, maupun berbagai perilaku negatif lainnya yang dapat merusak masa depan,” pesan Kapolresta Sumenep.
Selain persoalan kenakalan remaja, penggunaan teknologi digital juga menjadi perhatian. Para pelajar diingatkan agar tidak sekadar aktif di media sosial, tetapi mampu memanfaatkannya untuk kegiatan yang mendukung pendidikan dan pengembangan diri.
Kapolresta juga mengajak siswa menjaga etika dalam pergaulan, menghormati guru dan orang tua, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama pelajar.
“Kami berharap para pelajar dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib dan nyaman. Jangan mudah terprovokasi dan jangan ikut-ikutan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Program tersebut sekaligus menjadi upaya Polresta Sumenep memperkuat pencegahan melalui pendekatan edukatif. Polisi tidak hanya melakukan penindakan ketika persoalan muncul, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan pelajar dan pihak sekolah.
Kapolresta Sumenep menegaskan kepolisian akan terus hadir di lingkungan pendidikan untuk memberikan edukasi dan pembinaan sekaligus memperkuat komunikasi dengan dunia sekolah.
Upacara serentak tersebut melibatkan sejumlah PJU Polresta Sumenep di berbagai sekolah. Kabagops bertugas di SMAN 2 Sumenep, Kabagren di SMAN 3 Sumenep, Kabaglog di SMKN 1 Sumenep, Kasat Binmas di SMAN 1 Kalianget, Kasat Reskrim di MAN 1 Sumenep, Kasat Lantas di SMPN 1 Sumenep, Kasat Resnarkoba di MTsN 1 Sumenep, Kasat Polair di SMPN 2 Sumenep, Kasat Samapta di SMPN 3 Sumenep, serta Kasat Intelkam di MTsN 2 Sumenep.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan sekolah. Selain memberikan pemahaman mengenai berbagai potensi gangguan Kamtibmas, kegiatan ini diarahkan untuk membangun kesadaran hukum sejak usia sekolah.
Melalui pendekatan tersebut, Polresta Sumenep berkomitmen memperkuat langkah preventif untuk menjaga pelajar dari berbagai perilaku dan ancaman yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban maupun masa depan mereka.(*)








Komentar