PERIHAL.ID – Yoghurt dengan rasa yang asam seringkali enggan untuk dikonsumsi. Untuk melepas dahaga, susu kemasan lebih dicari. Selain mudah ditemui, susu kemasan dipercaya memberi banyak manfaat untuk tubuh.
Tak disadari sebenarnya yoghurt yang terbuat dari susu yang difermentasi dengan bantuan bakteri baik, seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, lebih banyak memiliki kandungan yang baik dikonsumsi ketimbang susu kemasan.
Yoghurt sendiri mengalami proses fermentasi yang mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat, sehingga memberikan yoghurt rasa yang asam dan tekstur yang kental.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt:
– Susu: Susu sapi, kambing, atau domba dapat digunakan sebagai bahan dasar yoghurt.
– Bakteri: Bakteri baik seperti Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus digunakan untuk memfermentasi susu.
– Suhu: Suhu yang tepat diperlukan untuk memfermentasi susu dan menghasilkan yoghurt yang berkualitas.
Dengan menggunakan bahan-bahan yang tepat dan proses pembuatan yang baik, yoghurt dapat dihasilkan dengan kualitas yang baik dan rasa yang lezat.
Sedangkan Susu kemasan terbuat dari berbagai bahan, tergantung pada jenis susu dan merek yang digunakan. Berikut beberapa bahan yang umum digunakan dalam pembuatan susu kemasan:
– Susu sapi: Susu sapi adalah bahan dasar yang paling umum digunakan dalam pembuatan susu kemasan.
– Susu skim: Susu skim adalah susu yang telah diproses untuk menghilangkan sebagian besar lemaknya.
– Susu bubuk: Susu bubuk adalah susu yang telah dikeringkan untuk memperpanjang umur simpan.
– Air: Air dapat ditambahkan ke dalam susu untuk menghasilkan konsentrasi yang diinginkan.
– Bahan tambahan: Beberapa susu kemasan dapat mengandung bahan tambahan seperti:
– Vitamin dan mineral: Vitamin dan mineral dapat ditambahkan ke dalam susu untuk meningkatkan nilai nutrisinya.
– Pengemulsi: Pengemulsi dapat digunakan untuk membantu mencampur lemak dan air dalam susu.
– Pengawet: Pengawet dapat digunakan untuk memperpanjang umur simpan susu.
– Perasa: Perasa dapat ditambahkan ke dalam susu untuk memberikan rasa yang diinginkan.
Sekilas tidak ada perbedaan yang terlalu menonjol dari keduanya. Terlihat dari bahan yang baik untuk kesehatan tubuh. Nyatanya Yoghurt memiliki beberapa kandungan yang lebih baik daripada susu kemasan, antara lain:
– Probiotik: Yoghurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
– Kandungan protein yang lebih tinggi: Yoghurt memiliki kandungan protein yang lebih tinggi daripada susu kemasan, yang dapat membantu menjaga kesehatan otot dan meningkatkan rasa kenyang.
– Kandungan kalsium yang lebih tinggi: Yoghurt memiliki kandungan kalsium yang lebih tinggi daripada susu kemasan, yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang.
– Kandungan vitamin yang lebih tinggi: Yoghurt memiliki kandungan vitamin yang lebih tinggi daripada susu kemasan, seperti vitamin B12 dan vitamin D.
– Lebih sedikit laktosa: Yoghurt memiliki kandungan laktosa yang lebih sedikit daripada susu kemasan, sehingga lebih mudah dicerna oleh orang yang memiliki intoleransi laktosa.
Meski begitu tetap bijak dalam memilih yoghurt. Berikut ada hal yang perlu diketahui untuk memilih yoghurt yang baik:
– Pilih yoghurt yang mengandung probiotik untuk mendapatkan manfaat kesehatan pencernaan.
– Pilih yoghurt yang rendah gula untuk menghindari konsumsi gula yang berlebihan.
– Pilih yoghurt yang memiliki kandungan protein yang tinggiuntuk membantu menjaga kesehatan otot.
– Periksa label yoghurt untuk mengetahui kandungan nutrisi dan bahan tambahan.
Dengan memilih yoghurt yang tepat, kita dapat mendapatkan manfaat kesehatan yang lebih baik daripada susu kemasan.(*)








Komentar