PERIHAL.ID, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, melantik sembilan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Senin (2/11/2026). Dalam pelantikan tersebut, ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar peningkatan karier, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) serta para pejabat yang dilantik.
Prosesi diawali dengan pembacaan rekomendasi pengangkatan dan mutasi pejabat oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, Mohammad Alwi. Selanjutnya, dilakukan pembacaan keputusan pengangkatan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan dan penyerahan surat keputusan (SK).
Dalam arahannya, Kholilurrahman menegaskan bahwa perubahan posisi jabatan harus menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan pemerintahan daerah. Terlebih, tantangan pemerintahan saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik.
“Tantangan pemerintahan saat ini semakin kompleks. Masyarakat menuntut pelayanan yang cepat, transparan, dan berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, pengisian jabatan harus berorientasi pada penguatan kinerja organisasi, bukan hanya pergantian kedudukan atau peningkatan karier seseorang.
“Pelantikan jabatan bukan sekadar pergantian atau perubahan kedudukan, tetapi menjadi bagian dari penguatan kelembagaan di lingkungan Pemkab Pamekasan,” tegasnya.
Bupati yang akrab disapa Kholil itu juga mengingatkan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Pelantikan hari ini harus dimaknai sebagai amanah dan tanggung jawab, bukan hanya semata-mata penghargaan atau peningkatan karier,” katanya.
Ia secara khusus meminta para pejabat baru menjalankan tugas secara profesional sesuai bidang dan kewenangan masing-masing.
“Secara khusus saya ingatkan agar tugas dan pekerjaan bisa ditangani secara profesional,” ungkapnya.
Berdasarkan daftar pengangkatan dan mutasi, enam pejabat memperoleh rekomendasi pengangkatan dan mutasi pada sejumlah posisi di lingkungan Inspektorat Daerah serta RSUD Smart Pamekasan.
Keenam pejabat tersebut yakni Heni Surya Wijaya sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah; Drs. Hugo Suproyowo sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I; Mohammad Syaifuddin sebagai Inspektur Pembantu Wilayah IV; Abdul Basit Samsani sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III; Kadarisman sebagai Inspektur Pembantu Wilayah V; serta Indah Wirawati sebagai Kepala Bagian Program Perencanaan RSUD Smart Pamekasan.
Sementara itu, tiga pejabat lainnya diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan dalam Jabatan Administrator.
Mereka adalah Argina Barkat Rahmatullah sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil; Abul Hayat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil; serta Dedi Setiawan sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan.
Penempatan sembilan pejabat tersebut mencakup sejumlah bidang strategis, mulai dari pengawasan internal pemerintahan, pelayanan kesehatan di rumah sakit, hingga administrasi kependudukan.
Melalui pelantikan tersebut, Pemkab Pamekasan diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*)








Komentar