Pengangguran Terbuka di Sumenep Menyusut, Pemkab Fokus Kembangkan Keterampilan

PERIHAL.ID, SUMENEP – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Sumenep mengalami penurunan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, angka pengangguran di kabupaten ujung timur Pulau Madura tersebut turun dari 1,69 persen pada 2024 menjadi 1,64 persen pada 2025.

Capaian itu menempatkan Sumenep di posisi ketiga di Jawa Timur. Penurunan TPT tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan kondisi ketenagakerjaan di daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan rendahnya angka TPT menunjukkan semakin kecilnya proporsi angkatan kerja yang belum terserap dalam pekerjaan.

“Semakin rendah TPT, semakin sedikit angkatan kerja yang belum memiliki pekerjaan,” kata Fauzi, Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi gambaran positif bagi kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Sumenep. Meski demikian, pemerintah daerah akan terus berupaya memperluas kesempatan kerja agar semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan dan penghasilan.

“Kami akan terus berupaya membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.

Fauzi menyebut, peningkatan keterampilan tenaga kerja dan pengembangan usaha lokal menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah. Kedua aspek tersebut dinilai penting untuk memperluas peluang kerja sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap tren penurunan pengangguran dapat terus dipertahankan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dalam membuka akses kesempatan kerja yang lebih luas.

“Kami mendorong kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Pemkab Sumenep berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja pembangunan daerah, sehingga manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(*)

Komentar