PERIHAL.ID, SUMENEP – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Bupati Sumenep, Kamis (1/10/2026).
Menurut Fauzi, Pancasila tidak cukup hanya diperingati melalui upacara setiap tahun. Nilai-nilainya perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku masyarakat, termasuk dalam menjaga toleransi, kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Persatuan harus kita rawat bersama, karena menjadi kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menurutnya, nilai Pancasila harus tetap hidup di tengah masyarakat, termasuk dalam menyikapi perbedaan.
“Semangat gotong royong, toleransi, kepedulian sosial, serta sikap menghargai perbedaan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan bangsa,” jelasnya.
Fauzi juga menyoroti peran generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan wawasan, kreativitas dan produktivitas.
Selain itu, ruang digital juga dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan positif, memperkuat semangat kebangsaan dan membangun persaudaraan di tengah keberagaman.
“Masyarakat khususnya generasi muda, menggunakan kemajuan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab dengan menjadikannya sarana meningkatkan wawasan, kreativitas, dan produktivitas, sekaligus sebagai media untuk menyebarkan nilai-nilai positif, semangat kebangsaan, serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” tandasnya.
Karena itu, ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi penerima perubahan, tetapi juga mampu mengambil peran sebagai pelopor dalam menjaga persatuan dan kesatuan.
“Hari Kesaktian Pancasila bisa menjadi pengingat bersama bahwa menjaga persatuan adalah tanggung jawab kita, dalam rangka membangun kekuatan demi memajukan daerah dan bangsa,” pungkas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.(*)








Komentar