PERIHAL.ID, SUMENEP – Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 di Kabupaten Sumenep untuk jenjang SMP/MTs dan SD/MI menerapkan sistem ujian berbasis komputer tanpa ketergantungan jaringan internet, sebagai upaya menjaga integritas dan kelancaran pelaksanaan ujian di seluruh wilayah daratan maupun kepulauan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh Iksan, menjelaskan TKA jenjang SMP/MTs diikuti sebanyak 5.700 siswa dari 196 lembaga pendidikan dan dilaksanakan mulai 6 hingga 16 April 2026 dalam empat gelombang, yakni 6–7 April, 8–9 April, 13–14 April, serta 15–16 April 2026.
Sementara itu, TKA jenjang SD/MI dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026 dengan pola gelombang yang sama, yaitu 20–21 April, 22–23 April, 27–28 April, dan 29–30 April 2026, sesuai skema yang telah ditetapkan agar pelaksanaan ujian berjalan tertib dan tidak menumpuk dalam satu waktu.
Dalam pelaksanaannya, setiap peserta mengikuti ujian selama dua hari dengan materi numerasi, literasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar. Hari pertama diisi latihan, tes matematika selama 75 menit, dan survei karakter, sedangkan hari kedua latihan, tes Bahasa Indonesia selama 75 menit serta survei lingkungan belajar.
Untuk mendukung kelancaran, ujian dibagi dalam empat sesi setiap hari, mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB dengan maksimal 30 siswa per rombongan belajar, menyesuaikan kapasitas perangkat komputer di masing-masing sekolah.
Moh Iksan menegaskan pelaksanaan TKA tahun ini sepenuhnya berbasis komputer sebagai upaya meningkatkan integritas ujian.
“Semuanya berbasis komputer ya. Tidak ada yang berbasis kertas,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem tersebut dipilih untuk menekan potensi kecurangan sekaligus memastikan hasil ujian lebih akurat.
Lebih lanjut, pemerintah telah menyiapkan sistem ujian tanpa ketergantungan jaringan internet, sehingga sekolah cukup menginstal aplikasi pada perangkat komputer yang digunakan. Bagi sekolah yang belum memiliki fasilitas laboratorium, diperbolehkan menumpang ke sekolah lain yang memiliki sarana memadai.
“Inilah yang kami antisipasi sejak awal. Jadi adik-adik, selamat berjuang, semoga diberikan kelancaran dan pelaksanaan yang sukses,” pungkasnya. (*)








Komentar