PERIHAL.ID, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem rekrutmen pegawai yang bersih dan profesional. Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim turun langsung meninjau pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) rekrutmen pegawai BLUD non-ASN RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep di Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Rabu (20/05/2026).
Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemkab Sumenep itu menjadi sinyal kuat bahwa proses seleksi pegawai rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut tidak boleh diwarnai praktik titipan maupun intervensi.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup didampingi Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, perwakilan BKPSDM, serta unsur Inspektorat Kabupaten Sumenep.
Sejak pagi, ratusan peserta tampak mengikuti tahapan seleksi dengan tertib. Sistem ujian berbasis CAT diterapkan secara penuh guna memastikan proses penilaian berlangsung objektif, transparan, dan meminimalisasi potensi kecurangan.
Wabup bersama rombongan memantau langsung proses registrasi peserta, sterilisasi ruang ujian, hingga mekanisme pengawasan yang diterapkan selama tes berlangsung.
Menurut KH. Imam Hasyim, penggunaan sistem digital dalam proses seleksi menjadi langkah maju dalam membangun tata kelola rekrutmen yang lebih akuntabel dan profesional.
“Kami ingin memastikan seluruh proses rekrutmen ini berjalan profesional dan transparan sehingga benar-benar menghasilkan tenaga yang kompeten untuk mendukung pelayanan kesehatan di RSUD,” kata KH Imam Hasyim kepada awak media di sela kegiatan.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin kepercayaan publik tercoreng akibat praktik-praktik yang tidak sehat dalam proses penerimaan pegawai.
Karena itu, seluruh tahapan seleksi dilakukan secara ketat dengan melibatkan berbagai unsur pengawasan agar hasil akhirnya benar-benar murni berdasarkan kemampuan peserta.
“Seleksi ini harus objektif dan tidak boleh ada titipan ataupun intervensi dari pihak mana pun. Yang diterima harus mereka yang memang memiliki kemampuan dan integritas,” tegasnya.
Selain memastikan transparansi seleksi, Wabup juga mengapresiasi kesiapan fasilitas yang disediakan UNIBA Madura sebagai lokasi pelaksanaan tes CAT.
Menurutnya, sarana dan prasarana yang tersedia cukup representatif untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis komputer dengan suasana yang tertib dan nyaman.
“Kami melihat fasilitas di UNIBA Madura sangat memadai. Pelaksanaan tes berlangsung tertib, nyaman, dan pengelolaannya juga sangat profesional,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap proses rekrutmen tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas dan memiliki dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap rekrutmen ini melahirkan SDM kesehatan yang berkualitas, berkompeten, dan memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat Sumenep,” pungkas Wabup KH. Imam Hasyim.(*)








Komentar