PERIHAL.ID, SUMENEP – Penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumenep tidak menghentikan aktivitas sosial di lapangan. ASN di wilayah daratan hingga kepulauan tetap menggelar kurve atau gotong royong bersih-bersih lingkungan secara serentak, Jumat (10/04/2026).
Kegiatan kurve dilakukan di berbagai titik strategis, mulai dari ruas jalan, saluran drainase, hingga fasilitas umum, sebagai bentuk kepedulian ASN terhadap kebersihan lingkungan meski sistem kerja fleksibel mulai diterapkan.
“WFH itu hanya penyesuaian sistem kerja, tapi kepedulian terhadap lingkungan tidak boleh berhenti,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Di wilayah daratan, ASN bersama instansi terkait membersihkan sejumlah kawasan di Kecamatan Kota Sumenep. Sementara di wilayah kepulauan, kegiatan serupa juga berlangsung, salah satunya di Pelabuhan Ferry Raas yang melibatkan Forkopimka, BPRS, serta Dinas Perkimhub dalam aksi bersih-bersih area pelabuhan.
“ASN harus tetap bergerak dan hadir di tengah masyarakat, salah satunya melalui kegiatan kurve yang kita laksanakan serentak ini,” tambahnya.
Bupati menjelaskan, penerapan WFH merupakan bagian dari kebijakan penghematan energi melalui Surat Edaran (SE) Bupati Sumenep Nomor 19 Tahun 2026 sebagai perubahan atas SE Nomor 17 Tahun 2026. Namun demikian, pelayanan publik dan kegiatan sosial tetap berjalan secara optimal.
Ia menambahkan, kegiatan kurve serentak tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Presiden agar kebersihan lingkungan menjadi budaya kerja, sekaligus memperkuat peran ASN sebagai teladan di tengah masyarakat.
“Ini bagian dari komitmen kita bersama untuk menjaga lingkungan, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden agar budaya bersih menjadi kebiasaan,” tandasnya. (*)








Komentar