Satu Pintu Aspirasi Pasien, RSUDMA Hadirkan Instalasi Peduli Pelanggan 24 Jam

PERIHAL.ID, SUMENEP – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan menghadirkan sistem komunikasi yang lebih responsif bagi masyarakat. Melalui Instalasi Peduli Pelanggan (IPP), rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu membuka layanan pengaduan, informasi, dan aspirasi masyarakat selama 24 jam penuh.

Keberadaan IPP menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada tindakan medis, tetapi juga kepuasan dan kenyamanan pasien. Masyarakat kini memiliki saluran resmi untuk menyampaikan keluhan, memperoleh informasi layanan, maupun memberikan masukan kepada manajemen rumah sakit secara cepat dan mudah.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati menegaskan bahwa pelayanan kesehatan modern harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka antara rumah sakit dan masyarakat.

“Instalasi Peduli Pelanggan kami hadir sebagai bentuk komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk memberikan ruang komunikasi yang terbuka bagi masyarakat. Setiap keluhan, masukan, maupun pertanyaan akan kami tindak lanjuti secara profesional dan bertanggung jawab,” jelasnya, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, IPP tidak sekadar menjadi pusat pengaduan, tetapi juga instrumen penting untuk mengukur kualitas layanan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah.

Layanan tersebut ditempatkan di sisi timur Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan didukung petugas yang siap melayani selama 24 jam. Selain datang langsung, masyarakat juga dapat mengakses layanan melalui WhatsApp resmi di nomor 0853-3610-2800.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap suara masyarakat mendapatkan perhatian yang serius. Dengan adanya layanan 24 jam ini, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan keluhan ataupun informasi yang dibutuhkan kapan saja,” ujarnya.

Melalui IPP, manajemen rumah sakit dapat melakukan evaluasi secara berkelanjutan berdasarkan masukan yang diterima dari pasien maupun keluarga pasien. Sistem ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian persoalan layanan sekaligus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan secara berkesinambungan.

Lebih jauh, dr. Erliyati menyebut kehadiran IPP merupakan bagian dari upaya membangun budaya pelayanan publik yang mengedepankan kecepatan, transparansi, keadilan, dan kepuasan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa rumah sakit ini benar-benar hadir untuk mereka. Kritik dan saran yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin baik, cepat, aman, dan humanis,” tegas dr. Erliyati.

Dengan slogan “Sampaikan Keluhan Anda, Kami Siap Melayani dengan Hati”, RSUDMA Sumenep berharap masyarakat semakin mudah mengakses informasi maupun menyampaikan aspirasi, sekaligus memperkuat transformasi rumah sakit menuju layanan kesehatan yang modern, responsif, dan terpercaya.(*)

Komentar