PERIHAL.ID, SUMENEP – Di tengah keterbatasan yang dihadapi, secercah harapan hadir bagi seorang anak yatim di Desa Billapora Reba, Kecamatan Lenteng. Pemerintah Kabupaten Sumenep membangun rumah layak huni sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat rentan.
Pembangunan tersebut bukan sekadar proyek fisik. Lebih dari itu, menjadi simbol hadirnya negara bagi mereka yang membutuhkan perlindungan dan perhatian.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses berjalan dengan baik. Ia didampingi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam keterangannya, Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, khususnya anak yatim dan warga kurang mampu.
“Kami pemerintah daerah insyaallah akan selalu hadir untuk masyarakat yang kurang mampu, lebih-lebih kepada anak yatim piatu,” ujarnya.
Menurutnya, rumah layak huni bukan hanya soal tempat berteduh, tetapi juga tentang menciptakan ruang hidup yang aman, sehat, dan nyaman untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Ia juga mengajak masyarakat sekitar untuk ikut ambil bagian dalam pembangunan tersebut. Gotong royong dinilai menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses sekaligus mempererat kepedulian sosial.
“Kepada yang mampu, tolong dibantu secara materi. Dan yang tidak mampu, minimal bantu dengan gotong royong untuk pembangunan rumah layak huni ini,” imbuhnya.
Lebih jauh, ia memastikan program serupa akan terus didorong agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, dan warga disebut sebagai kunci dalam menangani persoalan sosial secara berkelanjutan.
“Kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima, serta menjadi contoh kepedulian bersama di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*)








Komentar