PERIHAL.ID, SUMENEP – Upaya memperkuat sektor pertanian terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Tahun 2026 ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mulai memproses pengadaan hand tractor senilai Rp1,97 miliar yang akan disalurkan kepada kelompok tani di berbagai wilayah.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan sekaligus membantu petani mempercepat masa tanam di tengah kebutuhan mekanisasi pertanian yang terus meningkat.
Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan proses pengadaan kini sudah berjalan melalui sistem e-katalog. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pembelian sekaligus memastikan pengadaan berlangsung lebih efektif dan transparan.
Berdasarkan data pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Inaproc, pengadaan hand tractor terbagi dalam dua paket dengan nilai Rp525 juta dan Rp1,452 miliar.
“Kami berharap prosesnya bisa segera rampung supaya alsintan cepat diserahkan ke pihak pengusul,” ujar Chainur, Senin (8/6/2026).
Menurutnya, seluruh alat dan mesin pertanian (alsintan) yang diadakan berasal dari usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Sumenep yang telah disesuaikan dengan kebutuhan petani di lapangan.
Bantuan tersebut nantinya akan langsung diterima kelompok tani penerima manfaat agar penggunaannya lebih tepat sasaran dan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian.
“Alsintan akan diberikan langsung kepada kelompok tani pengusul. Tujuannya supaya bantuan ini tepat sasaran dan langsung dirasakan petani,” jelasnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep. Anggota Komisi II, Masdawi, menilai pengadaan hand tractor merupakan salah satu bentuk nyata tindak lanjut aspirasi masyarakat yang disampaikan saat masa reses.
Ia berharap proses pengadaan berjalan sesuai rencana sehingga bantuan dapat segera dimanfaatkan petani untuk mendukung aktivitas pertanian mereka.
“Kami berharap proses pengadaan berjalan sesuai RAB yang sudah disusun. Semakin cepat direalisasikan akan semakin bagus,” kata politisi Partai Demokrat itu.
Dengan dimulainya proses pengadaan ini, petani di berbagai kecamatan diharapkan segera memperoleh dukungan alat mekanisasi yang lebih memadai. Selain mempercepat pengolahan lahan, keberadaan hand tractor juga diyakini dapat menekan biaya produksi dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Sumenep.(*)








Komentar